Globalindobuzz.net, Jakarta - Pasar perangkat teknologi di Indonesia mendapat dua perkembangan baru dalam waktu berdekatan. Samsung memperkenalkan Galaxy Tab S12 Plus dan Galaxy Tab S12 Ultra dengan chipset MediaTek Dimensity 9500, sementara Poco memastikan Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra akan diluncurkan di Indonesia pada 5 Oktober 2026.

Samsung membekali tablet terbarunya dengan layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz, Galaxy AI, Android 17, One UI 9, serta S Pen dalam paket pembelian. Sementara Poco membawa dua ponsel flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan sejumlah fitur yang ditujukan untuk performa tinggi.

Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Hadir dengan Dimensity 9500

Samsung memperkenalkan Galaxy Tab S12 Plus dan Galaxy Tab S12 Ultra di Indonesia. Harga kedua tablet tersebut mulai Rp21.999.000 untuk pilihan Wi-Fi dan 5G.

MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Widyantoko Utomo mengatakan Galaxy Tab S12 Series dikembangkan untuk mendukung aktivitas multitasking pengguna sepanjang hari.

"Galaxy Tab S12 Series kami kembangkan dengan gagasan sederhana, yaitu bagaimana perangkat bisa memberikan pengalaman teknologi terdepan untuk mendukung berbagai aktivitas multitasking penggunanya sepanjang hari," ujar Widyantoko saat media hands on di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Menurut Widyantoko, pengguna Galaxy Tab S Series berasal dari kalangan profesional, kreatif, serta online learner yang banyak melakukan multitasking.

Karena itu, Samsung menghadirkan kemampuan AI, konektivitas dalam ekosistem Galaxy, serta peningkatan pada perangkat keras dan desain.

Galaxy Tab S12 Plus menggunakan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 12,6 inci dengan resolusi 2.800 x 1.752 piksel. Sementara Galaxy Tab S12 Ultra memiliki layar 14,6 inci dengan resolusi 2.960 x 1.848 piksel.

Keduanya mendukung refresh rate 120Hz dengan kecerahan puncak 1.600 nits dan HBM 1.000 nits. Samsung juga menyematkan Vision Booster untuk menyesuaikan tampilan berdasarkan kondisi pencahayaan.

"Kualitas gambarnya setara dengan TV OLED," klaim Widy.

Dari sisi desain, Galaxy Tab S12 Plus memiliki ketebalan 5,3 mm dengan bobot 553 gram untuk model Wi-Fi dan 555 gram untuk versi 5G. Galaxy Tab S12 Ultra memiliki ketebalan 5,1 mm dengan bobot 692 gram untuk Wi-Fi dan 695 gram untuk 5G.

Keduanya memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.

RAM 12 GB dan Penyimpanan hingga 2 TB

Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra menggunakan MediaTek Dimensity 9500 dengan fabrikasi 3 nm. Samsung mengklaim terdapat peningkatan performa NPU hingga 61 persen, CPU 19 persen, dan GPU 17 persen dibandingkan Galaxy Tab S11 Ultra.

Chip tersebut dipadukan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Kapasitas penyimpanan dapat diperluas menggunakan microSD hingga 2 TB.

Untuk membantu menjaga temperatur perangkat saat menjalankan pekerjaan berat, Samsung menggunakan sistem pendingin 3D Vapor Chamber.

Galaxy Tab S12 Plus memiliki baterai 10.600 mAh, sedangkan Galaxy Tab S12 Ultra dibekali baterai 11.600 mAh. Keduanya mendukung pengisian daya 45W.

Samsung mengklaim daya tahan baterai Galaxy Tab S12 Plus mencapai 21 jam, sedangkan model Ultra hingga 23 jam. Pengisian baterai dari kondisi kosong hingga penuh disebut membutuhkan waktu sekitar 95 menit.

Untuk kamera, Galaxy Tab S12 Plus memiliki kamera belakang 13 MP. Galaxy Tab S12 Ultra membawa kamera utama 13 MP yang dipadukan kamera ultrawide 8 MP. Keduanya memiliki kamera depan ultrawide 12 MP.

Galaxy Tab S12 Series menjalankan Android 17 dengan One UI 9. Fitur Multi Window memungkinkan pengguna membagi layar menjadi tiga bagian untuk membuka materi, mencatat, dan menggunakan asisten AI secara bersamaan.

S Pen tersedia dalam paket pembelian tanpa BLE. Perangkat tersebut dapat digunakan untuk menulis, menggambar, dan membuat anotasi. Samsung juga menyediakan Note Assist untuk membantu merangkum catatan.

Poco F9 Pro dan F9 Ultra Meluncur di Indonesia 5 Oktober

Di sisi lain, Poco memastikan Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra akan resmi diluncurkan di Indonesia pada 5 Oktober 2026.

Peluncuran tersebut berlangsung sekitar satu bulan setelah Poco memperkenalkan F9 Series secara global pada 1 September 2026. Sebelumnya, kehadiran kedua ponsel di Indonesia ditandai dengan diperolehnya sertifikat TKDN Kementerian Perindustrian dan munculnya perangkat di database e-Sertifikasi Komdigi.

Poco membawa tema "Ultrapower Unbound" untuk F9 Series dengan fokus pada performa kelas flagship. Selain chipset Snapdragon, perangkat tersebut mengandalkan baterai berkapasitas besar, teknologi optimasi gaming, sistem pendingin, serta peningkatan layar dan audio.

PR Manager Poco Indonesia Novita Krisutami mengatakan F9 Series membawa formula yang menurut Poco menggabungkan performa dan nilai produk.

"#POCOnyaBeraksi selalu jadi semangat kami untuk terus berani mendobrak batas. Kami akan kembali membuktikan posisi sebagai The True Flagship lewat satu formula yang selalu kami pegang: Extreme Performance, Extreme Value," ujar Novita.

Poco F9 Ultra menjadi model tertinggi dalam keluarga tersebut. Ponsel ini menggunakan layar AMOLED 6,9 inci beresolusi 2.608 x 1.200 piksel dengan refresh rate hingga 185Hz.

Perangkat tersebut menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan chip grafis VisionBoost D8. Secara global, Poco menyediakan konfigurasi RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB.

Sektor kamera terdiri dari kamera utama 200 MP dengan OIS, periskop telephoto 50 MP dengan optical zoom hingga 5x, ultrawide 5 MP, serta kamera depan 32 MP.

Poco F9 Ultra membawa baterai 8.050 mAh dengan pengisian cepat 100W. Situs global Poco juga mencantumkan dukungan wireless charging 50W untuk F9 Series.

Untuk audio, Poco menggunakan speaker stereo 2.1 hasil kolaborasi dengan Bose dan dilengkapi subwoofer independen.

Poco F9 Pro Bawa Layar 185Hz dan Baterai 6.330 mAh

Poco F9 Pro hadir dengan ukuran lebih ringkas dibandingkan varian Ultra. Layarnya berukuran 6,59 inci menggunakan panel AMOLED dengan resolusi 2.510 x 1.156 piksel dan refresh rate hingga 185Hz.

Ponsel tersebut menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series dengan arsitektur 3nm dan chip grafis VisionBoost D8.

Untuk pasar global, Poco menyediakan RAM 12 GB dengan pilihan penyimpanan 256 GB atau 512 GB menggunakan UFS 4.1.

Sektor kamera Poco F9 Pro terdiri dari kamera utama 200 MP dengan OIS, telephoto 50 MP dengan focal length setara 60mm dan OIS, serta ultrawide 8 MP. Kamera depan menggunakan sensor 32 MP.

Baterainya berkapasitas 6.330 mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W dan wireless charging 50W. Sistem audio juga menggunakan speaker stereo yang disetel bersama Bose.

Kedua model menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 dan memiliki rating IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.

Hingga materi ini disusun, harga Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra untuk pasar Indonesia belum diungkap. Harga resmi beserta konfigurasi RAM dan penyimpanan yang akan dipasarkan di Indonesia dijadwalkan diketahui saat peluncuran pada 5 Oktober 2026.

Sebagai gambaran, harga global Poco F9 Pro saat diperkenalkan mulai USD699 atau sekitar Rp12,4 jutaan, sedangkan Poco F9 Ultra mulai USD799 atau sekitar Rp14 jutaan. Angka tersebut merupakan harga global dan belum menjadi patokan harga untuk pasar Indonesia.