Globalindobuzz.nett, Labuan Bajo - Kapal wisata KM Yukai karam di perairan Tanjung Sture, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (27/9/2026) pagi. Sebanyak 13 wisatawan sempat tenggelam setelah kapal yang membawa mereka mengalami kebocoran dan kemiringan ekstrem sebelum akhirnya tenggelam.

Kasat Polairud Polres Manggarai Barat Iptu Leonardo Marpaung mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 Wita ketika KM Yukai berlayar dari area mooring Pulau Kelapa menuju Pulau Bidadari untuk kegiatan snorkeling.

Menurut informasi awal yang diterima petugas, kapal melintas di sekitar Tanjung Sture ketika kondisi air laut sedang surut.

KM Yukai Karam Setelah Menghantam Karang

Leonardo menjelaskan, KM Yukai kemudian menghantam gugusan karang dangkal. Benturan tersebut menyebabkan lambung kapal mengalami kebocoran hingga kapal berada dalam kondisi miring secara ekstrem sebelum akhirnya karam.

"Berdasarkan informasi awal petugas, KM Yukai melintas di sekitar Tanjung Sture saat kondisi air laut surut," kata Leonardo dari Labuan Bajo.

Situasi tersebut kemudian memicu proses evakuasi terhadap wisatawan dan awak kapal yang berada di dalam KM Yukai.

Dua kapal wisata yang kebetulan berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan. Evakuasi dilakukan menggunakan sekoci untuk mengeluarkan wisatawan dan awak kapal dari kapal yang mengalami kecelakaan.

Baca Juga: Bareskrim Ungkap 735 Cartridge Diduga Berisi Etomidate

Tim SAR Kerahkan Enam Armada

Satpolairud Polres Manggarai Barat bersama Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan kecelakaan pada pukul 06.35 Wita.

Sebanyak 21 personel dikerahkan dalam proses penanganan tersebut. Unsur yang terlibat meliputi Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, KSOP Labuan Bajo, serta Basarnas Labuan Bajo.

Untuk mendukung proses evakuasi, tim SAR mengerahkan enam armada. Armada tersebut terdiri atas lima unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan satu unit interceptor.

Penggunaan sejumlah armada dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi setelah KM Yukai karam di perairan Tanjung Sture.

"Fokus utama kami saat menerima informasi adalah memastikan keselamatan seluruh jiwa di atas kapal. Tim langsung menyisir badan kapal untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam kabin maupun ruang mesin," ujarnya.

Baca Juga: Komisi I DPR RI Kecam Pidato PM Kepulauan Solomon soal Papua

Seluruh Wisatawan dan Awak Kapal Selamat

Selain mengevakuasi wisatawan, petugas juga memastikan keberadaan awak kapal yang berada di KM Yukai saat kecelakaan terjadi.

Leonardo mengatakan sebanyak enam awak kapal berhasil diselamatkan. Seluruh awak kapal tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka-luka.

Proses pencarian juga dilakukan dengan menyisir bagian kapal untuk memastikan tidak ada korban yang masih berada di kabin maupun ruang mesin.

Dengan bantuan dua kapal wisata yang berada di sekitar lokasi serta pengerahan armada oleh Tim SAR Gabungan, seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi setelah KM Yukai karam dalam perjalanan menuju Pulau Bidadari.