Globalindobuzz.net, Sejumlah Daerah - Sejumlah peristiwa terjadi dalam rentang 24 jam terakhir, mulai dari pengungkapan kasus pembunuhan di Gresik, ditemukannya dua nelayan yang sebelumnya hilang setelah kapal terbalik di Tasikmalaya, hingga kasus pelajar SMK di Pasuruan yang tewas setelah sepeda motornya hendak dirampas.

Peristiwa lain juga terjadi di Jakarta dan Bogor. Pengusaha kuliner Tjioe Nofia Handayani alias Ci Mehong melaporkan sebuah akun Instagram ke Polda Metro Jaya terkait dugaan manipulasi konten digital. Sementara itu, hujan deras dan angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang hingga merusak rumah warga di Bogor.

Berikut rangkuman sejumlah peristiwa yang menjadi perhatian dalam 24 jam terakhir.

Kasus Pembunuhan di Gresik

Seorang perempuan berinisial IR (22), asal Sememi, Surabaya, mengungkap kronologi saat menghabisi kekasihnya, MF (23), warga Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko bangunan pada Sabtu (3/10/2026) dini hari. Korban ditusuk di bagian leher.

IR mengaku sudah berada di lokasi sejak Jumat siang. Aksi tersebut baru dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB.

"Pas jam 2 pagi baru saya tusuk dia di lehernya," ujar IR, Minggu (4/10/2026).

Serangan itu tidak langsung membuat korban tak berdaya. Menurut pengakuan IR, MF sempat melakukan perlawanan hingga dirinya terjatuh dan berada dalam posisi terdesak.

Dalam kondisi tersebut, IR mengaku kembali menggunakan pisau untuk melepaskan diri. Setelah korban terkulai, IR keluar dari dekapan korban.

IR kemudian sempat mencoba mengakhiri hidupnya sendiri, tetapi upaya tersebut gagal. Ia masih berada di dalam toko bangunan Al Inayah 3 bersama jasad korban hingga pagi.

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman mengatakan IR akhirnya menghubungi layanan darurat kepolisian 110 sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga: SMS Palsu Catut Nama Bank, Sindikat Fake BTS Dibongkar

Dua Nelayan Hilang di Tasikmalaya Ditemukan Meninggal

Dari Tasikmalaya, operasi pencarian terhadap dua nelayan yang hilang setelah kapal mereka terbalik di Perairan Pamoekan berakhir dengan ditemukannya kedua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua korban masing-masing Ending (58) dan Weli (48). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan bahwa seluruh korban telah ditemukan dan dievakuasi.

"Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup," kata Ade Dian, seperti dilansir Antara, Minggu (4/10/2026).

Insiden kapal terbalik tersebut dilaporkan terjadi di Perairan Pamoekan, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa (29/9) malam.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir wilayah pantai dan perairan menggunakan perahu nelayan.

Weli ditemukan lebih dahulu pada Jumat (2/10) malam. Jenazahnya ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal kejadian pada pukul 21.45 WIB.

Pencarian kemudian dilanjutkan hingga Sabtu (3/10). Ending ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 18 kilometer dari lokasi kejadian pada pukul 16.00 WIB.

Jenazah Ending kemudian dievakuasi pada pukul 17.40 WIB dan diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh karena Motornya Hendak Digadaikan

Kasus kriminal lainnya terjadi di Kabupaten Pasuruan. Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap Mohammad Ilham Azhari, pelajar SMK 1 Sukorejo.

Dalam kasus tersebut, korban disebut dibunuh oleh kerabatnya sendiri yang berinisial WY (24).

Kasat Reskrim AKP Rizky Akbar mengatakan aksi tersebut berkaitan dengan persoalan judi online. Tersangka disebut baru mengalami kekalahan judi online sebelum kemudian berniat merampas sepeda motor milik korban untuk digadaikan.

Pengungkapan motif tersebut memberikan gambaran mengenai latar belakang kasus yang menewaskan pelajar tersebut. Polisi masih menangani perkara sesuai proses hukum yang berjalan.

Ci Mehong Laporkan Akun Instagram ke Polda Metro Jaya

Sementara itu, pengusaha kuliner Tjioe Nofia Handayani atau Ci Mehong melaporkan sebuah akun Instagram ke Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan manipulasi konten digital tanpa izin. Pihak Ci Mehong menilai video miliknya diduga disunting dan kemudian disebarkan secara sepihak oleh pemilik akun tersebut.

Kuasa hukum Ci Mehong, Andri Budiman, mengatakan laporan itu berkaitan dengan dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Laporan kepolisian. Heeh, laporan kepolisian di pasal 32 Undang-Undang ITE, di mana ada seseorang yang menambah, mengubah, ya, konten yang ada gitu," jelas Andri di Polda Metro Jaya, Jumat (2/10/2026).

Menurut Andri, akun tersebut disebut bukan pertama kali melakukan tindakan serupa. Pihak Ci Mehong juga mengaku telah mengetahui identitas pemilik akun.

Sebelum membuat laporan polisi, pihaknya telah mencoba menyelesaikan persoalan secara persuasif melalui surat klarifikasi dan somasi sebanyak tiga kali.

Namun, upaya tersebut disebut tidak menghasilkan penyelesaian sehingga perkara akhirnya dibawa ke jalur hukum.

Rumah Warga di Bogor Rusak Tertimpa Pohon

Cuaca buruk juga menyebabkan kerusakan rumah warga di Desa Cibening, Kecamatan Pamijahan, Bogor, Jawa Barat.

Sebuah pohon tumbang setelah hujan deras disertai angin kencang dan menimpa rumah warga pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan kerusakan terjadi pada bagian tiang penyangga rumah.

"Dikarenakan hujan yang disertai angin kencang sehingga mengakibatkan satu unit rumah ambruk pada bagian ruang tamu," kata Adam, Sabtu (3/10/2026).

Menurut dia, bagian tiang penyangga rumah patah dan kemungkinan sebelumnya sudah dalam kondisi rapuh.

"Rumah patah pada bagian tiang penyangga dan kemungkinan bagian tersebut sudah rapuh," terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, tiga penghuni rumah memilih mengungsi ke rumah saudara karena dikhawatirkan terjadi ambruk susulan.

Bagian rumah yang mengalami kerusakan sementara ditutup menggunakan terpal untuk mencegah air hujan masuk ke dalam rumah.

Rangkaian peristiwa tersebut menunjukkan beragam kejadian yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, mulai dari penanganan perkara pidana, operasi pencarian korban kecelakaan di perairan, laporan dugaan pelanggaran terkait konten digital, hingga dampak cuaca ekstrem terhadap rumah warga.