Diguyur Hujan Deras, Bandung Raya Dikepung Banjir
Banjir Bandung Raya kembali terjadi setelah hujan deras. Jalan Leuwipanjang, Kopo, Cibaduyut hingga sejumlah permukiman terdampak genangan.
Globalindobuzz.nett, Bandung - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Bandung Raya pada akhir pekan lalu menyebabkan sejumlah ruas jalan utama dan kawasan permukiman terendam. Genangan air mengganggu mobilitas warga, membuat sejumlah kendaraan mogok, serta memicu antrean panjang di beberapa titik Kota dan Kabupaten Bandung.
Salah satu lokasi yang terdampak berada di Jalan Raya Leuwipanjang. Genangan di kawasan tersebut dilaporkan mencapai ketinggian lutut orang dewasa. Kondisi itu membuat ratusan sepeda motor mengalami mogok dan kendaraan harus mengantre untuk melintasi ruas jalan yang tergenang.
Situasi serupa terjadi di Jalan Raya Kopo, khususnya kawasan Kopo Citarip, serta Jalan Raya Cibaduyut. Air meluap hingga ke badan jalan sehingga akses transportasi masyarakat di kawasan tersebut ikut terhambat.
Baca Juga: Banjir Cikutra Barat Bandung, Mobil dan Motor Terjebak Arus Deras
Banjir Bandung Raya Meluas ke Permukiman
Genangan tidak hanya terjadi di ruas jalan yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Sejumlah kawasan permukiman dan wilayah penyangga juga dilaporkan terdampak, antara lain Sayati, Darwati, Cinunuk, Cikutra Barat, serta Margacinta Ciwastra.
Di sejumlah lokasi tersebut, warga melaporkan luapan air berasal dari saluran pembuangan dan kali setempat. Air yang masuk ke kawasan terdampak disebut berwarna hitam pekat dan mengeluarkan bau menyengat.
Kondisi tersebut menambah gangguan yang dirasakan warga selain terhambatnya mobilitas. Kendaraan yang terpaksa melintasi genangan juga menghadapi risiko mengalami mogok, sementara aktivitas masyarakat di kawasan yang terdampak ikut terganggu.
Baca Juga: Hantam Karang KM Yukai Karam di Labuan Bajo, 13 Wisatawan Tenggelam
Hujan deras juga tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah Bandung Raya. Di Bandung Selatan, kawasan pegunungan Patenggang hingga Ciwalini diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Namun, kawasan dari Alun-Alun Ciwidey hingga Soreang sempat terpantau relatif kering.
Perbedaan kondisi cuaca tersebut menunjukkan bahwa hujan deras terjadi pada sejumlah kawasan tertentu, sementara wilayah lainnya dalam waktu yang sama tidak mengalami kondisi serupa.
Genangan Berulang Jadi Persoalan Bandung Raya
Banjir yang kembali muncul setelah hujan deras menjadi persoalan yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat Bandung Raya. Ruas jalan yang tergenang menghambat perjalanan, sementara kendaraan yang mogok menambah kepadatan lalu lintas di lokasi terdampak.
Dampak lainnya terlihat dari meluasnya genangan hingga kawasan permukiman. Luapan air dari saluran pembuangan dan kali yang dilaporkan berwarna hitam serta berbau menyengat turut menjadi persoalan bagi warga yang terdampak.
Dalam sumber yang menjadi dasar pemberitaan ini, kondisi banjir di Bandung Raya disebut telah berulang setiap musim hujan selama bertahun-tahun. Persoalan tersebut juga dikaitkan dengan kebutuhan pembenahan sistem drainase, revitalisasi sungai, serta penataan tata ruang wilayah.
Dengan kembali terdampaknya sejumlah jalan utama dan permukiman, penanganan genangan menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat ketika hujan deras terjadi. Jalan Raya Leuwipanjang, Kopo Citarip, Cibaduyut, hingga sejumlah kawasan permukiman kembali mengalami gangguan akibat luapan air.
Sumber juga menyoroti kebutuhan adanya langkah penanganan dari pemerintah daerah terhadap persoalan banjir yang berulang. Pembenahan drainase, sungai, dan tata ruang disebut sebagai bagian dari upaya yang perlu mendapat perhatian dalam menghadapi persoalan genangan di Bandung Raya.
0 Komentar